Dua Hari Berturut Ungkap Kasus, Polres Babar Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Dua Hari Berturut Ungkap Kasus, Polres Babar Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
FORKODABABEL.COM, BANGKA BARAT 
Polres Bangka Barat (Babar) kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam dua hari berturut-turut di wilayah Mentok.
Pengungkapan ini sekaligus menjadi momentum bagi kepolisian untuk mengajak masyarakat bersama-sama memerangi narkoba.
Barang bukti pengungkapan kasus narkoba oleh Polres Bangka Barat.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menjelaskan, salah satu kasus yang diungkap yakni penangkapan residivis berinisial AF (19) pada Senin (30/3/2026).
Pelaku diketahui pernah terjerat kasus serupa pada 2024 dan sempat menjalani rehabilitasi di RSJ Sungailiat.
“Meski sempat direhabilitasi, pelaku kembali terlibat dan bahkan menyimpan sabu di beberapa titik untuk mengelabui petugas,” jelas Yos.
Dari tangan AF, polisi mengamankan total 11 paket sabu dengan berat bruto 2,59 gram yang ditemukan di lokasi berbeda, mulai dari tempat penangkapan hingga kediamannya.
Sehari berselang, Kamis (2/4/2026) dini hari, Tim Hantu Satresnarkoba kembali mengamankan dua perempuan berinisial RF (24) dan PP (32) di Desa Air Belo, Mentok.
Dari keduanya, ditemukan 79 paket sabu dengan berat bruto 17,17 gram beserta alat pendukung lainnya.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan, keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perang melawan narkoba harus dilakukan bersama-sama. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berani melapor jika mengetahui adanya peredaran narkotika,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan bahwa kasus residivis yang kembali terlibat menjadi bukti bahwa ancaman narkoba masih sangat nyata dan dapat menyasar siapa saja, termasuk generasi muda.
“Jangan beri ruang bagi narkoba di lingkungan kita. Lindungi keluarga dan generasi muda dari bahaya narkotika. Kepedulian masyarakat adalah kunci utama dalam pencegahan,” ujarnya.
Polres Bangka Barat memastikan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan, namun upaya tersebut harus diimbangi dengan kesadaran kolektif masyarakat agar peredaran narkoba dapat ditekan secara maksimal. (*/ edw)
(Foto  : Barang bukti pengungkapan kasus narkoba oleh Polres Bangka Barat.  IST/ Humas Polres Bangka Barat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *