Emas Ramadhan Fair 2026, Oknum EO Tawarkan Lapak Rp400.000 per Minggu

Emas Ramadhan Fair 2026, Oknum EO Tawarkan Lapak Rp400.000 per Minggu
FORKODABABEL.COM, BANGKA  — Pemkab Bangka  bekerja sama dengan pengurus Badan Pengelola (BP) Masjid Agung Sungailiat akan menggelar Emas Ramadhan Fair 2026 yang diisi dengan Festival Kuliner Bazar UMKM di trotoar jalan depan Masjid Agung Sungailiat selama bulan Ramadhan nanti.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah promosi, penjualan dan pengembangan UMKM. Sekaligus menciptakan suasana Ramadhan yang meriah, aman dan bermanfaat bagi masyarakat.
Apalagi bulan Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha UMKM. Karena tingginya kebutuhan masyarakat akan kuliner dan produk khas Ramadhan.
Namun sayangnya, sebelum even ini dimulai, ramai muncul di media sosial oknum yang mengaku EO dari kegiatan ini sudah menawarkan stand UMKM kepada para pelaku UMKM untuk berjualan dengan harga tinggi.
Dari rekaman video dan suara yang beredar di media sosial  WhatsApp Group terungkap seorang wanita mengaku EO kegiatan menawarkan kepada pelaku UMKM.
“Untuk tendanya gratis, cuma bayar biaya keamanan, sampah dan listrik sebesar Rp400.000 per minggu per tenda. Kalau mau ngambil harian biaya Rp60.000 per hari,” ujarnya.
Diungkapkannya saat ini masih tersisa 5 tenda lagi dari 50 tenda yang disiapkan.
Video dan rekaman yang beredar ini berdurasi cukup panjang sekitar 5.17. Bahkan video ini sudah dilaporkan ke Pj Sekda Bangka dan beberapa pejabat lainnya, termasuk ADC (Ajudan) Bupati Bangka.
Bahkan identitas oknum ini juga sudah diketahui, yakni tenaga outsourching di salah satu OPD Pemkab Bangka.
Padahal sebelumnya masyarakat sudah banyak mendengar dan mengetahui dari Bupati Bangka H Fery Insani saat kegiatan Car Free Day setiap hari Sabtu di kawasan itu, bahwa kegiatan Ramadhan Fair di bulan puasa nanti gratis atau tidak dipungut bayaran untuk membantu para pelaku UMKM.
Terpisah Nur, pelaku UMKM mengaku dengan biaya Rp400.000 per minggu atau pun Rp60.000 per hari untuk biaya operasional berjualan ataupun ambil upah jualan barang orang dirasakan sangatlah tinggi dan memberatkan pelaku UMKM.
“Jualan UMKM dalam even seperti itu paling kita dapat untung Rp30.000- Rp50.000 per hari saja sudah bersyukur. Apalagi saat ini ekonomi masyarakat sedang sulit, walaupun bulan puasa perlu banyak jajan takjil tapi uang nggak ada mau bagaimana.  Saya rasa kalau biayanya sekitar Rp15.000 per hari mungkin pelaku UMKM masih sangguplah, tapi kalau Rp60.000 per hari jangankan mau untung, yang ada malah buntung,” imbuhnya.
Menanggapi hal ini  Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Bangka, Asep Setiawan dikonfirmasi mengakui hal ini.
“Iya ini tadi kita baru  selesai rapat bersama pihak pengurus Masjid Agung Sungailiat dan juga oknum EO tersebut menghadap pak Bupati Bangka untuk klarifikasi,” kata Asep ditemui di kantor Bupati Bangka, Jumat (30/01/2026).
Diungkapkannya untuk besaran biaya kegiatan Emas Ramadhan Fair 2026 belum diputuskan dan masih akan dibahas lebih lanjut melalui rapat di rumah dinas Bupati Bangka bersama pihak terkait lainnya.
“Kita tau nanti banyak juga pihak lainnya menyelenggarakan bazar Ramadhan, seperti di Gedung Juang, Taman Kota Sungailiat, Stadion OROM  dan tempat lainnya. Kalau yang di depan Masjid Agung Sungailiat gratis dikhawatirkan timbul saling kecemburuan sosial, jadi tetap berbayar hanya tidak boleh mahal,” imbuhnya.  (edw)
(Foto  : Lokasi rencana even Emas Ramadhan Fair 2026 di trotoar jalan depan Masjid Agung Sungailiat atau Hutan Kota Sungailiat. Edw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *