Mahasiswa Baru Polman Babel Terima Pembekalan Akademik dan Kemahasiswaan di PKKMB

Mahasiswa Baru Polman Babel Terima Pembekalan Akademik dan Kemahasiswaan di PKKMB
FORKODABABEL.COM, 
BANGKA   — Mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) mendapatkan pembekalan mengenai kemahasiswaan, sistem akademik, serta berbagai aturan yang berlaku di lingkungan kampus, Rabu (5/8/2026).
Materi disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan Polman Babel, yakni Wakil Direktur I Irwan, Ph.D., Wakil Direktur II Muhammad Subhan, M.T., dan Wakil Direktur III Eko Sulistyo, M.T.
Mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) mendapatkan pembekalan mengenai kemahasiswaan, sistem akademik, serta berbagai aturan yang berlaku. IST/ Humas Polman Negeri Babel

 

Kehadiran ketiga pimpinan memberikan gambaran menyeluruh kepada mahasiswa baru mengenai perkuliahan, tata kelola akademik, hingga peraturan yang wajib dipatuhi selama menempuh pendidikan.
Pada sesi pertama, Wakil Direktur III Eko Sulistyo, M.T., menyampaikan materi mengenai kehidupan kemahasiswaan dan sistem pendidikan di perguruan tinggi vokasi. Ia menekankan agar mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus, membangun komunikasi yang baik, serta memahami pola pembelajaran yang berbeda dengan jenjang pendidikan sebelumnya.
Mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) mendapatkan pembekalan mengenai kemahasiswaan, sistem akademik, serta berbagai aturan yang berlaku. IST/ Humas Polman Negeri Babel

 

Eko menjelaskan Polman Babel menerapkan sistem paket, sehingga jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) telah ditentukan sesuai kurikulum. Mahasiswa Program Diploma III ditargetkan lulus dalam waktu tiga tahun, sedangkan Program Sarjana Terapan (D4) selama empat tahun.
“Apabila mahasiswa belum memenuhi persyaratan kelulusan atau mengambil cuti akademik, masa studi dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku. Bandingkan dengan sistem nonpaket yang memungkinkan masa studi menjadi lebih panjang dari target awal. Sistem paket dirancang agar mahasiswa lebih disiplin dalam menyelesaikan studi tepat waktu sesuai kurikulum yang telah ditetapkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Eko menegaskan industri saat ini tidak hanya melihat ijazah sebagai syarat utama, tetapi juga keterampilan, karakter, dan kedisiplinan. Oleh karena itu, mahasiswa vokasi dituntut memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk membiasakan diri datang tepat waktu dan bertanggung jawab terhadap setiap proses pembelajaran.
Mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) mendapatkan pembekalan mengenai kemahasiswaan, sistem akademik, serta berbagai aturan yang berlaku. IST/ Humas Polman Negeri Babel

 

Ia juga mendorong seluruh mahasiswa baru untuk aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan (Ormawa).
Menurutnya, Ormawa merupakan wadah efektif untuk memperluas relasi, melatih kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama, sekaligus membantu mahasiswa lebih mengenal sesama mahasiswa maupun para dosen di lingkungan kampus.
Pada sesi berikutnya, Wakil Direktur I Irwan, Ph.D., memaparkan perjalanan jenjang pendidikan yang telah dilalui mahasiswa sebelum memasuki perguruan tinggi. Ia menjelaskan setiap peserta didik melewati tahapan pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/TK), sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas atau kejuruan, hingga akhirnya memasuki pendidikan tinggi.
Irwan menyoroti arah pengembangan pendidikan vokasi melalui program revitalisasi SMK dan perguruan tinggi vokasi. Program tersebut dilakukan dengan memperkuat kerja sama bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui konsep link and match, yakni penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri.
“Mahasiswa juga memperoleh kesempatan mengikuti program magang industri sebagai sarana memperoleh pengalaman kerja secara langsung sebelum lulus. Selain itu, mahasiswa didorong mengikuti sertifikasi profesi sehingga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional sebagai nilai tambah ketika melamar pekerjaan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Direktur II Muhammad Subhan, M.T., menyampaikan materi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Polman Babel. Seluruh mahasiswa wajib mematuhi aturan kampus, termasuk larangan merokok di lingkungan kampus serta komitmen menciptakan kampus yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Ikuti seluruh peraturan kampus dengan sebaik-baiknya hingga kalian menyelesaikan pendidikan sampai diwisuda. Disiplin dan kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari pembentukan karakter mahasiswa vokasi yang profesional,” tutupnya.
(*/ arh)
(Foto : Mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) mendapatkan pembekalan mengenai kemahasiswaan, sistem akademik, serta berbagai aturan yang berlaku. IST/ Humas Polman Negeri Babel)