Pemkab Bangka Siapkan Persyaratan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu
FORKODABABEL.COM, BANGKA –– Pemkab Bangka bersama OPD terkait menggelar rapat kesiapan daerah calon lokasi pilot project Program LSDP (Local Service Delivery Program) atau percontohan pengelolaan sampah perkotaan komprehensif dari hulu ke hilir yang didukung Bank Dunia di ruang kerja Sekda Bangka, Selasa (17/03/2026).
Program LSDP ini berfokus pada pemilihan sampah rumah tangga , penguatan TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) , dan kolaborasi sektor swasta untuk mengurangi beban TPA yang sudah ada.

Pj Sekda Bangka Thony Marza mengatakan Pemkab Bangka sedang mengajukan tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST), karena untuk Provinsi Kepulauan Babel hanya Pemkab Bangka saja yang mendapatkan kesempatan dari pemerintah pusat dari 45 kabupaten/kota yang akan dibangun TPST itu.
“Untuk itu kita perlu mempersiapkan lahan, TPS dan lainnya. Rencananya untuk Kabupaten Bangka di bekas Tambang 23 atau eks perkemahan pramuka, tapi ini semua masih berproses dan belum tau kapan dibangunnya,” kata Thony.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Ismir Rachmaddinianto mengatakan Program LSDP ini berasal dari Kemendagri RI.
“Saat ini kita perlu melakukan berbagai persiapan untuk melengkapi persyaratan nominasi tersebut. Memang ada beberapa kendala seperti lahan yang disiapkan perlu dilengkapi sertifikat minimal seluas 2 hektare untuk pembangunan TPST, jauh dari pemukiman, buffer zone dan persyaratan lainnya,” kata Ismir.
Diakuinya untuk memenuhi persyaratan tersebut tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat ini.
” Dari 45 daerah nominasi akan dikerucut jadi 30 daerah, kita juga harus membuat DED nya dan persyaratan lainya, termasuk kebijakan strategis daerah dalam rencana pengelolaan sampah. Jadi kita tidak mungkin dalam waktu dekat ini untuk mengejar berbagai persyaratan itu,” imbuhnya. (edw)
(Foto : Pemkab Bangka bersama OPD terkait menggelar rapat kesiapan daerah calon lokasi pilot project Program LSDP (Local Service Delivery Program) atau percontohan pengelolaan sampah perkotaan komprehensif dari hulu ke hilir. edw)






