Bupati Bangka Sampaikan Aspirasi Petani Kelapa Sawit ke PKS, Apkasindo Minta Harga TBS Naik Rp3.300 per Kg

Bupati Bangka Sampaikan Aspirasi Petani Kelapa Sawit ke PKS, Apkasindo Minta Harga TBS Naik Rp3.300 per Kg

FORKODABABEL.COM, BANGKA  — Dalam rangka menyerap dan menindaklanjuti aspirasi para petani kelapa sawit mandiri atau swadaya yang mengeluhkan rendahnya harga pembelian TBS kelapa sawit di saat harga tender CPO (Crude Palm Oil) sedang naik, Pemkab Bangka menggelar rapat koordinasi dan silahturahmi dengan para pimpinan pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di Kabupaten Bangka di rumah dinas Bupati Bangka, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi, perwakilan OPD terkait, para manager dari PKS, perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo Kabupaten Bangka) dan undangan lainnya.
Bupati Bangka H Fery Insani
Bupati Bangka H Fery Insani mengatakan kegiatan ini untuk menindaklanjuti aspirasi
para petani kelapa sawit mandiri atau swadaya yang banyak  mengeluhkan harga pembelian TBS kelapa sawit saat ini tidak naik-naik, rerata di bawah Rp3.000 per kg di Pulau Bangka padahal saat ini harga tender CPO sedang naik hingga Rp16.000 an.
“Kita lihat untuk harga TBS kelapa sawit petani mandiri di Pulau Belitung saat ini ada pabrik kelapa sawit yang sanggup beli hingga Rp3.850 per kg dan rerata PKS di sana sudah membeli di atas Rp3.000 an, tentunya hal ini menjadi pertanyaan ada masalah apa dengan harga TBS di Pulau Bangka bisa selisih Rp800-850 per kg,” kata Fery Insani.
Ketua Apkasindo Kabupaten Bangka, Jamaludin menyampaikan aspirasi.
Diakuinya dari penjelasan pihak pabrik kelapa sawit tadi ada beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti kandungan  rendemen, masalah lantai gading dan lainnya.
“Saya akui selaku Bupati Bangka tidak bisa melakukan intervensi terhadap harga TBS kelapa sawit ini, tapi saya mohon dan tolong sampaikan ke owner PKS agar saling berbagi keuntungan apalagi saat ini harga CPO sedang bagus, berbagilah keuntungan dengan petani apalagi saat ini harga semua pupuk juga mengalami kenaikan juga biaya perawatan kebun dan lainnya. Apalagi kita bandingkan dengan harga TBS di Sumatera Barat dan Sumatera Utara sudah di atas Rp4.000 an,” imbuhnya.
Ditambahkannya, tadi kita juga sudah mendengarkan pendapat langsung dari Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bangka, juga dari perwakilan Apkadindo Kabupaten Bangka.
” Kita taulah harga itu tergantung dengan mekanisme pasar, saat harga CPO saat ini sedang naik dan bagus, mohon juga agar harga TBS juga mohon dinaikkan,” harapnya.
Sementara itu Ketua Apkasindo Kabupaten Bangka, Jamaludin  mengatakan alasan pihak pabrik kelapa sawit tidak bisa menaikkan harga TBS di Pulau Bangka, karena biaya pengapalan, sewa tangki, biaya pelabuhan, tidak ada pabrik refenery dan kandungan rendemen itu bukanlah alasan yang bisa kita terima. Itulah adalah alasan klasik yang terjadi selama ini,” kata Jamaludin yang akrab disapa Tipek.
“Kalau bicara pabrik refenery di Pulau Belitung milik PT SWP itu sumber bahan bakunya dari pabrik CPO mereka sendiri  jadi tidak membeli dari PKS lainnya. Penyebabnya ada pendirian PKS baru yang berani membeli TBS kelapa sawit dengan harga tinggi sesuai hukum pasar, sehingga PKS lainya juga ikut menaikkan harganya,” ujarnya.
Diungkapkannya fenomena yang terjadi saat ini sedang panen raya sehingga suplai TBS ke pabrik melimpah akibat banyak yang mengantar TBS ke pabrik, sehingga mereka membeli dengan harga murah untuk dapat keuntungan dengan sebanyak-banyaknya.
Pemkab Bangka menggelar rapat koordinasi dan silahturahmi dengan para pimpinan pabrik kelapa sawit (PKS).
“Kita catat di bulan Maret 2026 lalu harga CPO baru Rp14.100 tapi pihak pabrik beli Rp3.100, tetapi usai lebaran di bulan April ini harga CPO naik mencapai Rp16.000 tapi pabrik beli TBS malahan turun. Kalau dibiarkan terus yang dirugikan itu petani,” ujarnya.
Jamaludin meminta harga pembelian TBS kelapa sawit petani mandiri saat ini di pabrik bisa dinaikkan menjadi RP3.300 per kg, karena harga TBS kelapa sawit saat ini rerata di bawah Rp3.000.
” Jadi kita di Apkasindo itu bisa memantau perkembangan harga TBS setiap hari juga di daerah lainnya. Jadi kita mohon pihak owner PKS di Kabupaten Bangka jangan ambil untung yang berlebihan, tolong juga perhatikan nasib petani juga,”harapnya.  (edw)
(Foto : Pemkab Bangka menggelar rapat koordinasi dan silahturahmi dengan para pimpinan pabrik kelapa sawit (PKS). edw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *