Polemik TI Ilegal, Pengunduran Diri Kades Jada Bahrin Ditolak Bupati Bangka

Polemik TI Ilegal,
Pengunduran Diri Kades Jada Bahrin Ditolak Bupati Bangka
FORKODABABEL.COM, BANGKA  —  Terkait dengan surat pengunduran diri Kepala Desa (Kades) Jada Bahrin Kecamatan Merawang, Asari dari jabatannya akibat polemik operasi tambang inkonvensiol (TI) ilegal di kawasan DAS Jada Bahrin yang sudah tidak bisa dikendalikan sehingga merusak lingkungan.
Meskioun sesuai dengan aturan perundangan-undangan pemerintah desa akan berproses nantinya.
“Saya selaku Bupati Bangka menolak sikap kades Jada Bahrin, secara tegas saya tolak pengunduran diri tersebut. Dan tidak ada alasan beliau mengundurkan diri, walaupun alasan pengunduran diri tersebut karena merasa terdesak dan lainya,”  kata Fery Insani, Bupati Bangka usai rapat di rumah dinas Bupati Bangka bersama kades dan perangkat desa Jada Bahrin, serta OPD terkait, Jumat (27/03/2026).
Diungkapkannya, dalam penilaiannya, kades Jada Bahrin ini, sosok kades yang baik dan selama menjalankan tugas di pemerintahan desa sesuai aturan dan tidak ada pelanggaran.
“Jadi saya anggap tidak ada alasan untuk mengundurkan diri,” ujar Fery Insani.
Bupati Bangka Fery Insani menyatakan terkait dengan permasalahan tambang timah ilegal di Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang, Pemkab Bangka akan secepatnya menggelar pertemuan dengan masyarakat Jada Bahrin, sehingga masalah ini tidak berlarut-larut maka akan segera diselesaikan dengan bertemu langsung dengan masyarakat di sana.
Pada pertemuan tersebut akan mengundang unsur Forkominda Kabupaten Bangka, pihak dari BP DAS, pihak Dinas ESDM  Provinsi Bangka Belitung serta masyarakat Jada Bahrin serta lainnya, untuk duduk bersama mencari solusi terkait pertambangan tersebut.
“Silahkan  Kades Jada Bahrin juga melaporkan aktivitas pertambangan tersebut ke BP DAS serta APH lainya, karena pemerintah daerah Kabupaten Bangka tidak punya kewenangan untuk melakukan penertiban pertambangan,” ujarnya.
Tetapi apabila terjadi konflik di masyarakat terkait hal tersebut, maka Bupati Bangka turun tangan harus menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut dan ini sudah terjadi.
“Saya mengimbau masyarakat Desa Jada Bahrin serta para penambang untuk menahan diri, dan tidak bertindak sendiri dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan ini, makanya Pemkab Bangka bersama Forkominda Kabupaten Bangka akan mengelar pertemuan dengan masyarakat sehingga permasalahan ini dapat segera ada solusi penyelesaiannya, imbuhnya.
Fery berpesan kepada Kades Jada Bahrin agar tetap melaksanakan tugas dalam rangka pelayanan kepada masyarakat di sana. (edw)
(Foto  :  Bupati Bangka Fery Insani menggelar rapat di rumah dinas Bupati Bangka bersama kades dan perangkat Desa Jada Bahrin, serta OPD terkait mengenai polemik tambang timah ilegal. edw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *