Sanggar Lawang Budaya Sungailiat Ikuti Festival Napak Sire di Belitung, Pecahkan Rekor MURI Menyirih

Sanggar Lawang Budaya Sungailiat Ikuti Festival Napak Sire di Belitung, Pecahkan Rekor MURI Menyirih

FORKODABABEL.COM, BANGKA  —
Sanggar Seni Lawang Budaya Sungailiat Kabupaten Bangka bertolak menuju Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Rabu (20/05/2026).
Keberangkatan dslam rangka berpartisipasi pada ajang budaya bergengsi ‘Festival Napak Sire’ yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 24 Mei 2026.
Tim Sanggar Seni Lawang Budaya Sungailiat .
Dalam ajang ini, Lawang Budaya mengemban misi kebudayaan penting untuk memperkenalkan kekayaan seni tradisi.
Mereka akan bergabung bersama para peserta dari berbagai wilayah di Indonesia serta kabupaten/kota lain se-Provinsi Bangka Belitung.
Koreografer Sanggar Seni Lawang Budaya, Juwita Handayani menjelaskan bahwa pihaknya akan menampilkan sekaligus memperkenalkan tarian kebanggaan masyarakat Bangka, yaitu Tari Sambut Sepintu Sedulang.
Tarian ini merupakan karya maestro Mochar Acros dengan musik pengiring yang diciptakan oleh Parlind.
“Selain itu, kami juga akan menampilkan lagu karya Wandasona Alhamd yang berjudul Seni Budaya Kite dinyanyikan Yasmin Khairunnisa dan Bangka Belitung akan dinyanyikan M. Afdhal Rizqullah serta beberapa tarian lainnya,” kata Juwita.
Festival Budaya Napak Sire 2026 sendiri merupakan perayaan seni dan tradisi Melayu akbar yang mengangkat kembali tradisi menyirih (nyire) sebagai warisan leluhur.
Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi dengan Seribu Lembar Sirih”, even nasional ini berpusat di kawasan Pantai Wisata Tanjung Pendam dan diisi dengan beragam rangkaian kegiatan interaktif, mulai dari sarasehan budaya, pameran warisan sejarah, pertunjukan seni lintas daerah, workshop filosofi Sekapur Sirih, hingga aksi puncaknya yaitu prosesi nyire massal oleh 1.000 orang yang ditargetkan untuk memecahkan Rekor MURI.
“Keikutsertaan Sanggar Lawang Budaya ini menjadi momentum berharga untuk mengenalkan tradisi menyirih khas Bangka lewat seni tari. Selain sebagai wadah promosi daerah, even ini menjadi ruang silaturahmi bagi para pelaku dan praktisi seni budaya lintas nusantara. sangat bangga dan senang bisa ambil bagian dalam acara berskala nasional ini,” ujarnya.
Terpisah Pimpinan Sanggar Lawang Budaya, Wandasona Alhamd menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung keberangkatan tim.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan luar biasa, khususnya dari orang tua penari, penyanyi yang selalu menyokong kemandirian Lawang Budaya menjaga Budaya. Terima kasih juga kepada donatur yang telah peduli dan membantu misi budaya ini,” kata Wandasona.
Wandasona menambahkan, Napak Sire 2026 merupakan even yang sangat strategis dan penting karena menjadi satu-satunya even dari Bangka Belitung yang berhasil masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Lawang Budaya memboyong delegasi sebanyak 15 personel mandiri yang terdiri dari penari, penyanyi, koreografer, serta komposer di bawah pimpinan langsung Wandasona Alhamd.
Berikut adalah daftar personel Sanggar Seni Lawang Budaya yang terlibat dalam Festival Napak Sire 2026.
Tim Produksi dan Manajemen:
• Pimpinan Delegasi: Wandasona Alhamd
• Koreografer: Juwita Handayani
• Daftar Personel (Penari & Penyanyi):
1. Gita Dwi Rahmadhani
2. Nabila Cinta Aulia
3. Nadira Asya Ratu D.
4. Kariska Ayu Qirana
5. Safrita Taqi
6. Kaffananta Swara J.
7. M. Afdhal Rizqullah (Penyanyi)
8. Yasmin Khairunnisa (Penyanyi)
9. Lutfia Anggraini
10. Aulia Rahmadina
11. Kirana Shira Mufidah
12. Hertanto Santoso
13. Pharel Arnoldy.
(*/ edw)
( Foto  : Sanggar Seni Lawang Budaya Sungailiat Kabupaten Bangka bertolak menuju Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung mengikuti  Festival Napak Sire. IST)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *