Pemkab Bangka Minta Forum CSR Bantu Program Strategis Untuk Masyarakat
FORKODABABEL.COM, BANGKA — Pemkab Bangka melalui Dinas Sosial Kabupaten Bangka menggelar pertemuan audiensi dengan para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bangka dalam rangka penatausahaan penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Corporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan terhadap masyarakat sekitar di rumah dinas Bupati Bangka, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini dibuka dan dipimpin langsung Bupati Bangka H Fery Insani, didampingi Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Bangka Maryanto, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bappeda. OPD terkait, Ketua Forum CSR Kabupaten Bangka, perwakilan 53 perusahaan dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bangka H Fery Insani mengatakan saat ini kondisi keuangan Pemkab Bangka saat ini dibilang sedang susah atau minim tidak juga, tetapi berada di pertengahan.
“Saya akui hampir setiap hari masyarakat mengeluhkan kirim ke WA saya soal kerusakan jalan, pohon-pohon, lampu jalan yang rusak dan tidak nyala. Soal iuran BPJS, kerusakan WC, plafon sekolah dan lainnya,” ungkap Fery.
Diungkapkannya untuk mencari dana dari sumbangan pihak ketiga itu dibolehkan, tetapi tidak boleh menyebut besaran nilainya, jadi sama seperti orang menyumbang mau berapa terserah merekalah.

“Saya tegaskan untuk sumbangan yang berhasil kita kumpulkan akan dikembalikan lagi untuk masyarakat, jadi bukan untuk Bupati ataupun anggota dewan, tidak ada itu,” ujarnya.
Diakuinya beberapa perusahaan sudah ditemui dan ingin ikut berkontribusi namun mereka takut melanggar hukum.
“Nanti saya akan berkonsultasi ke KPK untuk meminta petunjuk agar tidak melanggar hukum,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa mengatakan melalui kegiatan ini ingin mengajak bersinergi para pelaku usaha ikut serta dalam program strategis Pemkab Bangka yang saat ini tidak cukup kuat untuk ditopang dari APBD Kabupaten Bangka saat ini.
“Jadi kita ingin bersinergi dan mensinkronisasi dengan program Pemkab Bangka yang butuh peran serta dan support dari para pelaku usaha. Kita harapkan pihak perusahaan dari awal juga memprogramkan TJSL dan CSR kepada masyarakat melalui program strategis yang direncanakan Pemkab Bangka,” kata Mo, sapaan akrabnya.
Diakuinya selama ini memang para perusahaan juga sudah melaksanakan sendiri program TJSL dan CSR nya, baik secara langsung kepada masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan, tetapi yang kita inginkan saat ini agar penyaluran bisa terkoordinasi dengan baik satu pintu berdasarkan Permensos No. 9 Tahun 2020, tentang pembentukan Forum CSR yang menjembatani para pelaku usaha dengan Pemkab Bangka.
“Kita harapkan Forum CSR inilah yang melakukan sosialisasi dan memfasilitasi perusahaan-perusahaan ini dalam pelaksanaan program TJSL dan CSR ini, kita memang sudah ada membentuk Forum CSR dan melalui pertemuan ini kita ingin menyegarkan kembali agar Forum CSR ini bisa membantu Pemkab Bangka,” katanya.
Diharapkannya perusahaan-perusahaan ini bisa sedikit berempati membantu program Pemkab Bangka yang kurang ditopang anggaran APBD, seperti memperbaiki sekolah yang rusak, dan keperluan lainnya yang ada di masyarakat sekitar perusahaan itu.
“Kita ketahui berdasarkan regulasi yang ada saat ini dari hasil keuntungan perusahaan sekitar 2-4 persen bisa dialokasikan melalui program TJSL dan CSR yang bisa disinkronkan dengan program strategis Pemkab Bangka,” harapnya.
(edw)
(Foto : Pemkab Bangka melalui Dinas Sosial Kabupaten Bangka menggelar pertemuan audiensi dengan para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bangka dalam rangka penatausahaan penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Corporate Sosial Responsibility (CSR). edw)






